“Anak adalah harta yang sangat berharga bagi orangtua.” Pepatah ini sudah sering kita dengar disekitar kita. Orangtua akan melakukan segala hal demi memenuhi kebutuhan anak. Namun berbagai cara yang dilakukan orangtua untuk memenuhi kebutuhan anak dapat juga mengakibatkan terganggunya perkembangan anak. Hal ini dipengaruhi langsung oleh bagaimana orangtua mengasuh, mendidik, dan membimbing anak-anak mereka.
Mengasuh, mendidik, dan membimbing anak bukanlah hal yang mudah. Setiap orangtua harus mengetahui bagaimana cara mengasuh, mendidik, dan membimbing anak yang baik. Ketika orangtua salah dalam mengasuh, mendidik, dan membimbing anak mereka; maka perkembangan anak akan terganggu atau terhambat. Hal ini akan memberikan pengaruh yang sangat besar bagi anak. Bukan hanya itu, anak juga akan mencontoh dan mempraktekkan apa yang dilakukan orangtua terhadap mereka. Kepatuhan dan ketaatan anak akan sangat dipengaruhi oleh bagaimana cara orangtua dalam mengasuh, mendidik, dan membimbing anak-anak mereka.
Anak dapat diumpamakan seperti sebuah pohon. Ketika pohon tersebut masih kecil, sangatlah mudah untuk membentuk batang dan ranting-rantingnya sesuai dengan harapan kita. Namun ketika pohon tersebut sudah besar dan keras, maka akan sangat sulit untuk membentuk batang dan ranting-rantingnya sesuai dengan harapan kita. Terkadang batang pohon yang sudah besar dan keras jika dipaksa untuk diluruskan, maka batang pohon tersebut dapat menjadi patah.
Berdasarkan hal di atas, maka orangtua perlu untuk berusaha membentuk karakter dan kepribadian setiap anak mereka mulai dari kecil hingga mereka besar. Di mana pembentukan karakter dan kepribadian anak dapat terus dilakukan sampai anak berpisah dari orangtua. Hal ini merupakan pendidikan karakter dan kepribadian langsung yang diberikan oleh orangtua dan memiliki pengaruh yang sangat besar bagi kehidupan sang anak.
Seiring dengan berjalannya pendidikan karakter dan kepribadian langsung yang dilakukan oleh orangtua kepada setiap anak mereka, maka orangtua juga perlu untuk menanamkam kebiasaan-kebiasaan baik kepada anak-anak mereka. Hal ini dapat membantu cepatnya pembentukan karakter dan kepribadian anak. Walaupun banyak faktor lain yang dapat mempengaruhi pembentukan karakter dan kepribadian anak, namun keluarga dalam hal ini orangtua menjadi ujung tombak bagi keberhasilan pembentukan karakter dan kepribadian anak. Oleh karena itu, orangtua harusnya memiliki tingkat kesabaran yang tinggi dalam mengasuh, mendidik, dan membimbing anak-anak mereka. Dengan adanya kesabaran, maka anak dapat dengan mudah mengerti apa yang diinginkan oleh orangtua dalam kehidupan mereka dan hal ini mendukung perkembangan anak dapat berjalan dengan baik.
Menurut Hurlock, “istilah perkembangan berarti serangkaian perubahan progresif yang terjadi sebagai akibat dari proses kematangan dan pengalaman seperti yang dikatakan oleh Van den Daele bahwa perkembangan berarti perubahan secara kualitatif” (1980, hal. 2). Hal ini jelas menunjukkan bahwa manusia tidak pernah statis. Manusia selalu mengalami perubahan-perubahan dalam kehidupannya, baik itu perubahan dalam skala kecil maupun skala besar. Perubahan yang terjadi dalam kehidupan manusia meliputi perubahan secara fisik dan psikologis, sehingga manusia dapat menyesuaikan diri dengan lingkungan di mana ia hidup. Perubahan yang terjadi dalam kehidupan manusia tidak berlangsung secara instan, tetapi perubahan itu terjadi melalui tahap demi tahap. Bukan hanya itu untuk mengalami suatu perubahan dalam kehidupannya, manusia membutuhkan suatu dorongan yang berasal dari dalam dirinya. Dorongan ini berhubungan erat dengan kemampuan-kemampuan yang dimiliki setiap orang. (bersambung...)

No comments:
Post a Comment